Ampuni Hamba Yaa Allah


Ampuni Hamba Yaa Allah


Assalamu’alaikum sobat, dimanapun kalian berada. Kali ini saya akan menceritakan sebuah pengalaman saya ketika masih meragukan akan adanya allah. Cerita ini terjadi saat saya duduk di kelas 8 ( II Smp ), dimana menurut saya masa itu adalah masa saat saya masih sangat labil dan sedang mencari jati diri :v.
Jadi cerita ini bermula saat saya dan keluarga akan ingin pergi menghadiri acara pernikahan keluarga di pulau jawa ( saya dari kalimantan ). Pernikahan itu sengaja diatur pada saat libur kenaikan kelas, karna calon mempelai sangat berharap kedatangan kami sekeluarga yang sudah lama tidak bertemu. Tiket untuk keberangkatan itu pun dipesan 3 bulan sebelum acara tersebut. besar harapan saya agar dapat berhadir pada acara tersebut, dan dapat berkumpul kembali dengan sanak saudara yang sudah sangat lama tidak bertemu.
Sebulan sebelum keberangkatan, aku sekeluarga dikejutkan pengumuman dari sekolah yang memberitahukan bahwa jadwal ulangan kenaikan kelas diundur satu minggu dari jadwal awal, yang bertepatan dengan tanggal keberangkatan saya. Perasaan bimbang dan kecewa pun melanda hati ini :v karna ada kemungkinan aku tidak jadi berangkat. Akhirnya orang tuaku datang kesekolah untuk meminta izin agar aku tetap bisa berangkat. Memang kecil harapanku untuk dapat diizinkan dan mendapat ulangan susulan, karna setahuku Kepala sekolah ku itu memiliki karakter yang keras dan tegas tanpa toleransi.
Dan benar saja, hasilnya nihil. Kepala sekolahku tidak mau memberikan izin ulangan susulan. Seperti yang kita tahu jika tidak mengikuti ulangan kenaikan kelas, kemungkinanku untuk naik kelas sangat besar. Suatu pagi, muncul ide gila dari kepalaku yang ingin menjadikan kejadian ini sebagai momen untuk aku menguji keberadaan Allah SWT. Jadi dalam hatiku berucap ” yaa allah, aku bernazar jika aku dapat berangkat dan menghadiri acara pernikahan itu, maka aku akan menyumbangkan uang tabunganku sebesar Rp50.000 ke masjid. jika engkau memang ada, maka kabulkanlah permohonan ini “.
Dan benar saja, 2 minggu sebelum pelaksanaan ulangan kenaikan kelas. Aku mendapat kabar bahwa ulangan tersebut dimajukan 1 minggu lebih awal ( kembali ke jadwal awal ). Saat pengumuman itu aku sontak terkejut dan masih setengah percaya kejadian itu benar-benar terjadi. Allah masih mengabulkan permohonan seorang hamba yang masih meragukannya sepertiku ini. Akupun merasa sangat kecewa dengan diriku sendiri yang masih saja meragukan keberadaan Allah SWT yang telah memberikan segala nikmat ini kepadaku. Semoga allah mengampuni kesalahan ini, amiiin yaa rabbal alamiin.
Bagi sobat yang membaca cerita ini tolong jangan dicontoh yaaa. Karna tujuan saya ngeshare cerita ini agar dapat membuat teman-teman termotivasi dan menambah keimanan kita kepada Allah SWT. Maka dari itu, cerita kali ini akan saya tutup dengan firman allah Q.S al baqarah ayat 186.
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖفَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ 
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)

Komentar

Postingan Populer