Bayangmu
Bayangmu
Dua orang lelaki duduk dibawah gemerlap bintang. Saling bercerita tentang hati mereka, yang membingungkan mereka sendiri. Dimana ketakutan akan kehilangan menghantui mereka, Dan timbulnya kecemburuan yang tak seharusnya tumbuh di hati mereka. Padahal, mereka sadar untuk apa mereka takut dan apa hak mereka untuk cemburu. Merekapun bingung, mereka tau apa yang mereka rasakan belum pada waktunya. Namun rasa itu datang terlalu cepat dan menguasai pikiran mereka, tanpa mereka ketahui bagaimana menghilangkannya.
Mereka juga sadar, mereka tak setampan Yusuf, tak sekaya Sulaiman, dan tak setegar Ibrahim. Namun begitu pedenya mereka merasa telah dicintai oleh wanita secantik Aisyah, dan setegar maryam. Mereka bagai 2 kutub yang mengharapkan kemarau, yang jika dipikir dengan akal sehat hampir tidak mungkin adanya. Namun apa daya, harapan tetaplah harapan. Jika dengan menghalalkan adalah satu-satunya jalan agar rasa ini tidaklah salah, dan bayangnya dapat menjadi ibadah. Maka jalan itulah yang saat ini akan ditempuh oleh 2 lelaki itu.



Komentar
Posting Komentar