Disebut Nama Orang Tua (marah) Tidak

Disebut Nama Orang Tua (marah) Tidak


Ada cerita dari pengalaman kami para pelajar yang dulu pernah beranggapan bahwa nama orang tua merupakan suatu hal yang dianggap privasi. Diantara kami ada yang malu, juga bahkan marah besar jika nama orang tuanya disebut teman sebayanya. Hal ini kami rasakan ketika duduk dibangku sekolah dasar ( SD ) dan sekolah menengah pertama ( SMP ). Bahkan ada beberapa kasus perkelahian, pengeroyokan, sampai tawuran antar pelajar terjadi karena saling ejek menyebutkan nama orang tua.
Dilansir dari teraslampung.com , telah terjadi pertikaian dua orang remaja karena saling ejek nama orang tua. Menurut kesaksian teman korban, korban yang berinisial (AS) ditusuk temannya sendiri dengan menggunakan obeng tepat di dada karena (AS) menyebut nama orang tua pelaku dan membuatnya marah yang mengakibatkan (AS) meninggal dunia. Kejadian tersebut menggambarkan betapa memprihatinkannya keadaan remaja saat ini. Padahal banyak orang-orang hebat yang terkenal dengan nama orang  tuanya.
Misalnya saja seperti bapak kedokteran modern Ibnu Sina. Sebenarnya nama asli beliau adalah Abu Ali Al-Husayn, namun sejak kecil beliau sering dipanggil dengan nama kakek beliau Ali Sina. Pastinya beliau malah sangat bengga dipanggil dengan nama Ibnu Sina yang berasal dari nama kakek beliau. Bahkan secara tidak langsung hal tersebut malah membuat nama asli beliau ( Abu Ali Al-Husayn ) tidak dikenal luas. Contoh lain seperti Imam Syafi’i, syeikh Ibnu Taimiyah, dan ulama-ulama besar lainnya yang terkenal dengan nama orang tuanya.
Maka dari itu, kita sebagai siswa terpelajar tidak sepatutnya tersinggung jika nama orang tua kita disebut. Mungkin karena seiring berjalannya zaman, nama orang tua kita terdengar kolot dan aneh. Namun mereka tetaplah orangtua yang wajib kita hormati dan tidak pantas kalau nama mereka kita jadikan bahan ejekan atau candaan.

Komentar

Postingan Populer