assalamu’alaikum sobat,
dimanapun kalian berada. Seringkali saya berfikir kapan Indonesia bisa maju(?),
dan mengapa indonesia belum bisa maju hingga sekarang(?). Dan menurut saya pada
kesimpulannya, semua itu terjadi karna kriminalitas di Indonesia. Menurut
Bdg.News “pada tahun 2014 selang waktu terjadinya kejahatan (crime clock) sebesar 00.01’36” (1 menit 36
detik)” . Bisa kita bayangkan betapa kacaunya negeri ini, kejahatan datang
silih berganti tiada habisnya. Lalu apa yang menyebabkan kejahatan itu terjadi
(?). Menurut saya kejahatan terjadi karna kurangnya pemaham setiap masyarakat
indonesia terhadap pancasila, lebih tepatnya sila pertama. Pada sila pertama
berbunyi ” ketuhanan yang maha esa “, jadi andaikan saja setiap masyarakat
memahami dengan betul arti kata ketuhanan yang maha esa, dapat dipastikan
seluruh masyarakat di Indonesia beriman kepada tuhan. Contohnya saja pada kasus
korupsi dan narkoba. Jika masyarakat indonesia merupakan orang yang beriman,
sudah pasti mereka tidak akan mau memakan uang haram dan merusak tubuh mereka.
Karna semua agama pasti mengarah kepada kebaikan dan menolak pada perbuatan
keji tersebut.
Masyarakat
di Indonesia juga memiliki tingkat rasa malu yang sangat rendah. Bisa kita
lihat para pejabat di Korea Selatan yang rela mengundurkan diri karna merasa
malu telah menerima yang bukan merupakan haknya. Sedangkan di Indonesia,
kebanyakan masyarakatnya sudah terbiasa melupakan rasa malu ketika berbuat
salah,karna sudah terbiasa nyontek ketika berada dikelas. Dan itulah yang menyebabkan
Indonesia tidak mau maju sampai sekarang.
Lalu apa
yang harus kita benahi agar Indonesia bisa lebih baik kedepanya (?).
Caranya cuma 1, yaitu berhenti meminta kebijakan-kebijakan kepada
pemerintah untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik. Tetapi mulailah dari
menata diri kita sendiri. Karna negara ini adalah diri kita, jadi baik buruknya
negara ini bergantung kepada kita. Dan allah tidak akan merubah diri kita jika
kita tidak berusaha. maka dari itu, tulisan kali ini akan saya tutup dengan
kalamullah Q.S Ar-ra’d ayat 11
لَهُ
مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ
اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا
بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ
وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ
Bagi
manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan
di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak
merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri
mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum,
maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi
mereka selain Dia.( Q.S ar-ra’d ayat 11)
Komentar
Posting Komentar