Malam Tahun Baru

Malam Tahun Baru



Assalamualaikum waramatullahiwabarakatuh, malam tahun baru mungkin malam yang ditunggu-tunggu olah sebagian orang. Ada yang bersiap untuk acara keluaga seperti sekedar masak-masak dan makan bersama sampai berbuat maksiat seperti mabuk-mabukan dan seks bebas. Malam ini membuat saya berfikir, memang lebih dari 80% penduduk negeri ini adalah muslim. Tapi hanya beberapa persen saja yang bisa dibilang “The Real muslim”, jadi pantas saja jika negeri yang ‘katanya’ kaya akan sumber daya alam ini tidak maju-maju. Karna negeri ini tidak diberkahi oleh allah subhanahuwataala. Saya tidak mempermasalahkan tentang keberadaan orang nonmuslim dinegeri ini, karna sejatinya keberadaan mereka bukan merupakan kesialan atau sebagainya. Tapi malah itu menjadi ladang kita untuk mendakwahi mereka. Yang jadi masalah disini adalah “orang muslim tapi malu-maluin statusnya itu sendiri” karna mauuuuu aja gitu ngikutin tradisi yang sudah jelas dilarang.
Jilbab sudah lebar, gamis sudah panjang, celana udah cingkrang, dagu udah jenggotan. Tapi rela gituhh mencoreng nama baik muslim yang rahmatan lilalamin. Tolong yaaaa akhi, ukti, kita sama-sama jaga nama baik agama ini. Fitnah yang ditebar orang-orang kafir itu sudah sangat buanyaaaaak, masa kita tambah lagi dengan akhlak kita yang buruk dan suka ngikut-ngikut trend ðŸ˜¦ .
Kita balik lagi ke pembahasan yang terjadi pada malam itu. Jadi pada malam itu biasanya orang-orang melakukan 2 kebudayaan orang-orang kafir, yaitu yahudi dan majusi. Jadi orang-orang yahudi itu biasanya menggunakan terompet untuk memanggil umat mereka ketika ingin beribadah. Saya sih belum tau yaa kebenaran dari hukum meniup terompet, karna ilmu saya yang sangat sedikit ini. Tapi saya mengharamkannya untuk diri saya sendiri, karena jika saya timbang-timbang antara manfaat dan kerugian yhaaa lebih baik ditinggalkan deh. Coba kalian pikir misalnya kalian niup terompet mungkin kalian akan bahagia karna bisa ngikut trend yang temen-temen kalian lakuin, but meskipun kalian tidak ngikut pun kalian gak akan dibully kan ?… Terlebih lagi kemungkinan penularan penyakit dari air liur yang ada di terompet itu, ihhhh kalo dibayangkan agak jijik sih.
Kemudian nyalain petasan, jadi orang-orang majusi ( penyembah berhala ) biasanya memanggil umat mereka buat kumpul itu dengan api. Dan mereka itu nyalaain apinya ditanah lohh guys, ini kita nyalain apinya diangit jadi i think kita itu malah jadi “majusi kuardat” tauu, kelakuan kita itu lebih parah dari mereka. Apa lagi kalo kita pandang dari sisi finansial, sudah pasti rugi kan. Coba aja uangnya itu kita gunain beli buku, truss bukunya kita bagiin ke anak-anak yang ngak mampu sudah jelaskan itu manfaatnya. Atau kita sumbang untuk pembangunan masjid, sekolah, jalan, kan itu bisa jadi umur kedua buat kita. Atau kalo kalian sayang uangnya disumbangin dimakan sendiri aja deh, udah pasti cukup tuh buat kenyang seharian. Apa lagi suaranya itu lohhh guys, SANGAT MENGGANGGU. Sebagian orang gabisa tidur gara-gara hal itu loh. Apa lagi ditambah dengan tetangga yang karaokean dan masak-masak, itu yang membuat saya gabisa tidur malem tadi guysss. Perut yang lapar ditambah nyanyian yang bising, masyaa allah ðŸ˜¦ .
Yhaaaa jd sebaiknya kita pikir-pikir dulu deh sebelum ikutan trend jangan asal ngikut aja, karna fitrah manusia memang diciptakan buat berfikir siiih. Jadi kalo kalian malas berfikir, yhaa sadar diri aja deh hehe. Juga masih banyak kok kebaikan-kebaikan yang sebenarnya hal kecil tapi gak sempat kita lakuin karna kebanyakan ngelakuin hal-hal merepotkan itu. Itu aja deh yang dapat saya sampaikan ( keluh kesah saya sih sebenarnya hehe ). Fastabiqul khoirot yaaa Wassalamualaikum warohmatullahiwabarakatuh

Komentar

Postingan Populer