Pentingnya Berwisata alam
Pentingnya
Berwisata alam
Assalamu’alaikum sobat,
Jazakillah khairan karna telah berkenan membaca tulisan saya. Kali ini saya
akan menceritakan makna dari hobi dari orang tua saya saat hari libur. Jadi,
kedua orang tua saya ituu sangat menyenangi wisata alam.Sehingga setiap kali
libur mereka selalu menyempatkan untuk berlibur ke suatu tempat wisata alam.
Dan uniknya kami sekeluarga itu sukanya berkemah ketika wisata alam. Disini
saya akan menceritakan pengalaman dan manfaat yang saya rasakan saat itu.
1.Tadabbur
alam
Ketika
berwisata alam, mungkin kalian merasa itu merupakan hal yang berbeda. Mungkin
juga kalian perkemah dengan teman atau dalam kegiatan sekolah, dan yang kalian
rasakan pun biasa saja. Lalu coba kalian bayangkan, ketika kalian berkemah
dipinggir pantai, lalu kalian berbaring dengan beralaskan tanah,berselimut
langit, dan ditemani jutaan bintang dilangit serta bunyi deru ombak. Tentu yang
kalian rasakan adalah suatu ketenangan jiwa dan kekaguman terhadap ciptaan
Allah SWT. Dan jika kalian beruntung mendapat langit yang cerah, kalian akan
menjumpai fenomena-fenomena yang ada dilangit, yang biasanya hanya kalian lihat
dibuku,handphone, maupun televisi. Perasaan yang saya rasakan saat itu adalah
suatu kekaguman yang tiada tara, dan saat itu saya sangat menyadari bahwa tidak
ada yang sia-sia dengan apa yang allah ciptakan. Lalu nikmat tuhanmu mana yang
kamu dustakan ?…
2.
Quality time
Dengan
berwisata alam dengan keluarga, maka itu akan sangat bermanfaat bagi kualitas
hubungan keluarga kalian. Karna menurut saya saat itulah waktu dimana kita bisa
tercerita tanpa ada beban, dan dapat tertawa lepas tanpa ada kekhawatiran.
Terlebih lagi jika kalian berkemah, kalian akan dapat bercerita dengan keluarga
dibawah bintang-bintang yang berhamburan tanpa ada sekat dinding maupun atap.
3. Saat
paling nikmat untuk berdoa
Saat-saat
seperti ini, biasanya saya menyebutnya ” waktu terbaik untuk menceritakan dia,
kepada dia” :v. Istilah itu saya pakai karena saat itu merupakan suasana yang
paling membuat hati saya tenang. Sehingga saat moment itu keyakinan saya akan
kebesaran allah itu meningkat(keimanan), dan saat itulah kita nyaman dalam
berdoa. Menceritakan keluh-kesah dan harapan kita kepadanya as sami’ yang maha
mendengar.
Maka dari
itu tujuan saya menceritakan pengalaman ini agar kalian dapat termotivasi. Dan
mungkin saja kalian ingin mencobanya langsung, berkemah dengan keluarga dan
menyaksikan indahnya alam saat sepertiga malam. Semoga cerita ini dapat membuat
kita semakin dekat kepada allah, dan cerita saya kali ini akan saya tutup
dengan firman allah Q.S Luqman Ayat 10.
خَلَقَ السَّمٰوٰتِ
بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا وَاَ لْقٰى فِى الْاَرْضِ رَوَاسِيَ اَنْ تَمِيْدَ بِكُمْ
وَبَثَّ فِيْهَا مِنْ كُلِّ دَآ بَّةٍ ۗ وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ
مَآءً فَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيْمٍ
“Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya, dan Dia meletakkan
gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu; dan
memperkembangbiakkan segala macam jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi.
Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala
macam tumbuh-tumbuhan yang baik.”
(QS. Luqman 31: Ayat 10)
Assalamu’alaikum sobat, Jazakillah khairan karna telah berkenan membaca tulisan saya. Kali ini saya akan menceritakan makna dari hobi dari orang tua saya saat hari libur. Jadi, kedua orang tua saya ituu sangat menyenangi wisata alam.Sehingga setiap kali libur mereka selalu menyempatkan untuk berlibur ke suatu tempat wisata alam. Dan uniknya kami sekeluarga itu sukanya berkemah ketika wisata alam. Disini saya akan menceritakan pengalaman dan manfaat yang saya rasakan saat itu.
“Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya, dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembangbiakkan segala macam jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.”
(QS. Luqman 31: Ayat 10)



Komentar
Posting Komentar